| Penulis | Dudung Abdurahman |
| Ukuran | 14,8 x 21 cm |
| Jumlah Halaman | 258 halaman |
| ISBN | - |
Momentum keagamaan dalam kehidupan umat Islam di Indonesia telah lama menjadi bagian dari keseharian. Muharram, Maulid Nabi, Isra Mi’raj, Ramadhan, hingga Haji dan Kurban menandai siklus waktu yang berulang, sekaligus memuat ajaran serta pengalaman yang berpengaruh dalam membentuk cara umat memaknai kehidupan.
Dalam praktiknya, peringatan tersebut kerap berhenti sebagai rutinitas tahunan. Hal ini memunculkan pertanyaan sejauh mana makna yang terkandung di dalamnya masih dihayati dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika peringatan lebih menonjol pada bentuk seremonial dibandingkan penguatan nilai yang seharusnya menyertainya.
Buku Membina Kedamaian Umat: Refleksi Historis dan Sosial-Humaniora mengangkat keseluruhan persoalan tersebut ke dalam pembahasan yang lebih terarah. Momentum keagamaan digunakan sebagai pintu masuk untuk membaca kembali relasi antara ajaran, pengalaman, dan kehidupan sosial umat, sekaligus mengarah pada upaya mewujudkan kedamaian umat.
Pembacaan historis dan sosial-humaniora dalam buku ini juga menyoroti bagaimana berbagai peristiwa dan praktik keagamaan berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia, yang kemudian membentuk cara umat memahami ajaran dalam ruang sosial yang terus berlangsung.
Copyright © Pandiva | All rights reserved. Website by JMW